Langganan yukz

Selamat datang!! di Area Kawasan Para Penghitung FULUS. 4ebsatu 2007 Katanya sih kelas unggulan...(ciee)
Kelas eb satu 2007 yg ini bener2 beda!! Kalo soal otak sih jangan ditanya hahahhah.... anak-anak nya goxil, kritis, solid ma friends, saling berbagi, saling pula melengkapi,…
Penghuni eb satu 2007 dari yg paling jelas sampai yg gak jelas atau kelewat jelas.. ada!

Jadwal Kuliah 4EB01

KELASHARIMATA KULIAHWAKTURUANGDOSEN
4EB01SelasaKonsep Sist. Informasi Akt.*/**2/3/4E334BUDI SANTOSO, SE.,MM
4EB01SelasaStudi Kelayakan Bisnis6/7/8E134CH DEWI WULANDARI
4EB01RabuAnalisis&Perenc.Sist.Akt. 11/2E136SUDARSONO
4EB01RabuAkuntansi Manajemen Lanjut4/5/6E137DESI PUJIATI
4EB01RabuAkuntansi Syariah7/8/9E137ERLINA NURAINI, SE
4EB01KamisAkuntansi Pemerintahan *1/2/3D027ANNE DAHLIAWATI
4EB01KamisPemeriksaan Akuntansi Lanjutan **5/6/7D006RR DHARMA TINTRI EDIRARAS
4EB01KamisEtika Profesi Akuntansi #8/9D006RATNA AMBAR M

Tampilkan postingan dengan label Indonesiaku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesiaku. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Maret 2009

KECIL-KECIL JADI POLITISI….



Bergabung dengan dunia politik, siapa takut?? Itulah yang akan kukatakan pada dunia….

Walau masih terbilang cukup muda dan kecil untuk mengetahui urusan politik, tidak ada salahnya kan untuk bergabung dan berkecimpung dengan dunia politik. Jujur awalnya aku gak tahu menahu soal politik, jangankan untuk mencari tahu tentang keadaan politik negri kita, menonton dan mendengarkan berita pun hamper terbilang jarang. Waah…. Tau pi kenyataan itu berbalik, aku jadi sangat antusias dan ingin tahu lebih dalam dengan dunia organisasi masyarakat dan tentunya dengan politik….

Ini berawal sejak aku duduk dibangku kuliah pada awal memasuki semsester tiga, aku mendapat pelajaran mata kuliah pancasila, Dosenku yang sangat demokratis memberikan spirit untuk mahasiswanya dalam bertanggung jawab dengan Negara. Dari banyak tugas yang telah diberikannya mulai dari wawancara hingga argumentasi, buat aku jadi tertarik dengan lika liku negri Indonesia, dan tak luput pula membahas masalah politik.

Tanggal 6 maret 2009 akan jadi malam yang tak terlupa bagiku, dimana aku berpartisipasi dalm organisasi masyarakat di kabupaten Bogor. Aku ikut serta dalam ormas di salah satu partai politik yang masih baru. Aku menjadi bagian di ormas wanitanya, karena pemilu kali ini wanita 30% mendapat kekuasaan di kursi DPR. Nama Organisasi yang aku ikuti yaitu PIRA – Perempuan Indonesia Raya.

Walau aku masih awam dan pula masih terbilang baru, apa salahnya untuk berani mencoba hal baru, pengalaman baru, dan melakukan sesuatu yang baru untuk yang lebih baik. Jadi kecil – kecil sudah berpolitisi, Siapa takuut…?



KECIL-KECIL JADI POLITISI….



Bergabung dengan dunia politik, siapa takut?? Itulah yang akan kukatakan pada dunia….

Walau masih terbilang cukup muda dan kecil untuk mengetahui urusan politik, tidak ada salahnya kan untuk bergabung dan berkecimpung dengan dunia politik. Jujur awalnya aku gak tahu menahu soal politik, jangankan untuk mencari tahu tentang keadaan politik negri kita, menonton dan mendengarkan berita pun hamper terbilang jarang. Waah…. Tau pi kenyataan itu berbalik, aku jadi sangat antusias dan ingin tahu lebih dalam dengan dunia organisasi masyarakat dan tentunya dengan politik….

Ini berawal sejak aku duduk dibangku kuliah pada awal memasuki semsester tiga, aku mendapat pelajaran mata kuliah pancasila, Dosenku yang sangat demokratis memberikan spirit untuk mahasiswanya dalam bertanggung jawab dengan Negara. Dari banyak tugas yang telah diberikannya mulai dari wawancara hingga argumentasi, buat aku jadi tertarik dengan lika liku negri Indonesia, dan tak luput pula membahas masalah politik.

Tanggal 6 maret 2009 akan jadi malam yang tak terlupa bagiku, dimana aku berpartisipasi dalm organisasi masyarakat di kabupaten Bogor. Aku ikut serta dalam ormas di salah satu partai politik yang masih baru. Aku menjadi bagian di ormas wanitanya, karena pemilu kali ini wanita 30% mendapat kekuasaan di kursi DPR. Nama Organisasi yang aku ikuti yaitu PIRA – Perempuan Indonesia Raya.

Walau aku masih awam dan pula masih terbilang baru, apa salahnya untuk berani mencoba hal baru, pengalaman baru, dan melakukan sesuatu yang baru untuk yang lebih baik. Jadi kecil – kecil sudah berpolitisi, Siapa takuut…?



KECIL-KECIL JADI POLITISI….



Bergabung dengan dunia politik, siapa takut?? Itulah yang akan kukatakan pada dunia….

Walau masih terbilang cukup muda dan kecil untuk mengetahui urusan politik, tidak ada salahnya kan untuk bergabung dan berkecimpung dengan dunia politik. Jujur awalnya aku gak tahu menahu soal politik, jangankan untuk mencari tahu tentang keadaan politik negri kita, menonton dan mendengarkan berita pun hamper terbilang jarang. Waah…. Tau pi kenyataan itu berbalik, aku jadi sangat antusias dan ingin tahu lebih dalam dengan dunia organisasi masyarakat dan tentunya dengan politik….

Ini berawal sejak aku duduk dibangku kuliah pada awal memasuki semsester tiga, aku mendapat pelajaran mata kuliah pancasila, Dosenku yang sangat demokratis memberikan spirit untuk mahasiswanya dalam bertanggung jawab dengan Negara. Dari banyak tugas yang telah diberikannya mulai dari wawancara hingga argumentasi, buat aku jadi tertarik dengan lika liku negri Indonesia, dan tak luput pula membahas masalah politik.

Tanggal 6 maret 2009 akan jadi malam yang tak terlupa bagiku, dimana aku berpartisipasi dalm organisasi masyarakat di kabupaten Bogor. Aku ikut serta dalam ormas di salah satu partai politik yang masih baru. Aku menjadi bagian di ormas wanitanya, karena pemilu kali ini wanita 30% mendapat kekuasaan di kursi DPR. Nama Organisasi yang aku ikuti yaitu PIRA – Perempuan Indonesia Raya.

Walau aku masih awam dan pula masih terbilang baru, apa salahnya untuk berani mencoba hal baru, pengalaman baru, dan melakukan sesuatu yang baru untuk yang lebih baik. Jadi kecil – kecil sudah berpolitisi, Siapa takuut…?



Kamis, 05 Maret 2009

EKSIS ATAU SENSASI



Siapa sih yang gak mau kepingin terkenal?? Bagaimana kalau untuk sekedar dikenal ??

Waahh, itu sih suka – suka deh… yang penting bisa menempatkan diri pada porsinya. Dari kecil ampe dewasa bahkan orang tua sekaligus juga ingi dikenal ataupun mungkin ingin jadi terkenal. Yaa para caleg dari masing – masing partainya juga gak kalah untuk berkampanye. Kampanye ini gunanya agar caleg bisa dikenal untuk para masyarakat nantinya agar dipilih. Banyak cara buat berkampanye, dari pasang spanduk gede – gedean ataupun pasang iklan.

Itu tergantung dari para caleg itu sendiri tentunya, bagaimana ia ingin mudah dikenal para masyarakat.

Tapi kalo ada caleg yang berpose dengan hewan seperti kera atau singa? Lalu ada juga yang mendompleng dengan anaknya yang udah jadi artis ? ada juga yang mengikuti persis gaya SBY? Berpose dengan beragam gaya??

Waah… itu ingin dikenal atau memang ingin terkenal yaaa??

Diberita – berita, juga sering dibahas masalah kampanye caleg. Mau Eksis atau Cuma sekedar cari sensasi untuk menarik banyak perhatian massa. Tapi selama caleg itu bisa menempatkan proporsinya dengan baik walau pose sederhana, mungkin saja bisa goal. Kan yang dlihat car kerja dan kinerjanya. Jadi apapun posenya yang penting massa nanti yang jadi rajanya.

Ada bagusnya pemilu yang demokrasi ini bisa pilih langsung partai beserta caleg yang kita suka. Kita bisa tahu langsung wajah caleg yang nantinya akan mendapat kursi sebagai legistatif . Tapi kalo kebanyakan calonnya bikin bingung juga yaa….

Yang penting kita bisa pilih dengan nurani dengan hati tanpa ada paksaan, dan jangan jadi ikut – ikutan.



EKSIS ATAU SENSASI



Siapa sih yang gak mau kepingin terkenal?? Bagaimana kalau untuk sekedar dikenal ??

Waahh, itu sih suka – suka deh… yang penting bisa menempatkan diri pada porsinya. Dari kecil ampe dewasa bahkan orang tua sekaligus juga ingi dikenal ataupun mungkin ingin jadi terkenal. Yaa para caleg dari masing – masing partainya juga gak kalah untuk berkampanye. Kampanye ini gunanya agar caleg bisa dikenal untuk para masyarakat nantinya agar dipilih. Banyak cara buat berkampanye, dari pasang spanduk gede – gedean ataupun pasang iklan.

Itu tergantung dari para caleg itu sendiri tentunya, bagaimana ia ingin mudah dikenal para masyarakat.

Tapi kalo ada caleg yang berpose dengan hewan seperti kera atau singa? Lalu ada juga yang mendompleng dengan anaknya yang udah jadi artis ? ada juga yang mengikuti persis gaya SBY? Berpose dengan beragam gaya??

Waah… itu ingin dikenal atau memang ingin terkenal yaaa??

Diberita – berita, juga sering dibahas masalah kampanye caleg. Mau Eksis atau Cuma sekedar cari sensasi untuk menarik banyak perhatian massa. Tapi selama caleg itu bisa menempatkan proporsinya dengan baik walau pose sederhana, mungkin saja bisa goal. Kan yang dlihat car kerja dan kinerjanya. Jadi apapun posenya yang penting massa nanti yang jadi rajanya.

Ada bagusnya pemilu yang demokrasi ini bisa pilih langsung partai beserta caleg yang kita suka. Kita bisa tahu langsung wajah caleg yang nantinya akan mendapat kursi sebagai legistatif . Tapi kalo kebanyakan calonnya bikin bingung juga yaa….

Yang penting kita bisa pilih dengan nurani dengan hati tanpa ada paksaan, dan jangan jadi ikut – ikutan.



SeeYa & Davichi & T-Ara(JiYeon) - Forever Love
Internet Sehat