Jadwal Kuliah 4EB01
| KELAS | HARI | MATA KULIAH | WAKTU | RUANG | DOSEN |
| 4EB01 | Selasa | Konsep Sist. Informasi Akt.*/** | 2/3/4 | E334 | BUDI SANTOSO, SE.,MM |
| 4EB01 | Selasa | Studi Kelayakan Bisnis | 6/7/8 | E134 | CH DEWI WULANDARI |
| 4EB01 | Rabu | Analisis&Perenc.Sist.Akt. 1 | 1/2 | E136 | SUDARSONO |
| 4EB01 | Rabu | Akuntansi Manajemen Lanjut | 4/5/6 | E137 | DESI PUJIATI |
| 4EB01 | Rabu | Akuntansi Syariah | 7/8/9 | E137 | ERLINA NURAINI, SE |
| 4EB01 | Kamis | Akuntansi Pemerintahan * | 1/2/3 | D027 | ANNE DAHLIAWATI |
| 4EB01 | Kamis | Pemeriksaan Akuntansi Lanjutan ** | 5/6/7 | D006 | RR DHARMA TINTRI EDIRARAS |
| 4EB01 | Kamis | Etika Profesi Akuntansi # | 8/9 | D006 | RATNA AMBAR M |
Kamis, 03 Desember 2009
Cantik berhias diri, Syariat Islam
Minggu, 30 Agustus 2009
Manage Ramadhan, Perlukah??
Sudah beberapa hari, Ramdhan telah menghampiri kita. Dan selama itu juga kita bisa menyaksikan gelora keimanan yang dikumandangkan dikehidupan kita saat ini. Setiap malam, mesjid-mesjid yang dipenuhi banyak orang yang sedang menjalankan ibadah taraweh, lalu setiap rumah yang terdengar suara tadarusan, dan masih banyak lainnya.
Sungguh melihat itu semua, maka akan muncul sebuah perasaan gembira bahwasanya Ramadhan benar – benar membawa diri kita untuk menuntun kita menuju kebaikan. Ramadhan juga mengajari kita sebagai makhluk yang saling berbagi, penyayang dan saling mengasihi. Selain itu juga membuat kita untuk dapat mengendalikan diri dan belajar sabar menghadapi sesuatu hal yang terjadi. Inti dari itu semua, bahwasanya kita mampu menciptakan sebuah lingkungan yang diselubungi iman dan takwa.
Namun sungguh amat disayangkan, karena rasa kebahagiaan tersebut tidak terasa full dalam batiniah kita, selama lahiriah kita masih melihat sisi lain dari sebuah kebiasaan Ramadhan. Sebuah kebiasaan yang sungguh sangat berkebalikan dari makna Ramadhan itu sendiri.
Kini, tiba-tiba saja dapur – dapur rumah kita menjadi sebuah restoran kecil. Dimana semua makanan yang lezat dan beraneka ragam cita rasa disajikan dan dihadirkan. Menu- menu biasa kini menjadi menu istimewa. Kenapa bisa demikian? Padahal Ramadhan mengajarkan kita sebagai makhluk yang saling berbagi, penyayang dan saling mengasihi.
Jika ditanya jawabnya, maka akan banyak kata ehm, hm… berbagai alasan dan pendapat akan banyak diutarakan. Waktu berbuka yang penuh barokah, kenapa bisa dijadikan sebuah ajang “balas dendam”. Setelah seharian tidak makan, maka dilampiaskan saat berbuka dengan merasakan makanan yang super istimewa.
Tapi setelah itu, tiba- tiba uang belanja pun membengkak. Yang biasanya uang belanja perhari cukup senilai Rp. 15.000 / hari kini saat Ramadhan berubah menjadi 2 hingga 3 kali lipat. Dan yang menjadi sasaran alasan adalah harga barang kebutuhan meningkat.
Sebenarnya, jika kita pandai memaknai Ramadhan tentu tidaklah ada keluh kesah dalam diri. Sungguh memang dapat dirasakan jika sedang berpuasa memiliki pikiran “jika berbuka nanti ingin makan ini itu” tapi setelah itu makanan tidaklah kemakan semuanya, akhirnya mubazir. Karena sebenarnya itu hanya keinginan belaka saja.
Dengan demikian, mari sikapi diri kita dengan memahami dari makna puasa itu sendiri. Karena inti berpuasa itu adalah bagaimana seharusnya kita bisa saling berbagi, dan bisa merasakan bagaimana orang yang menderita kekurangan atau kurang beruntung dari kita. Idealnya, kita sehari – hari makan 3 kali sehari dan saat puasa maka kita makan menjadi 2 kali sehari. Tentulah, seharusnya jatah uang belanja ada sisihnya. Dan sisihnya itu bisa dimanfaatkan untuk bersedekah. Jatah satu kali makan kita, bisa diberikan pada saudara kita yang kurang beruntung diluar sana, tentu itu akan memberikan kontribusi besar bagi Negara kita juga tentunya. Dan pahala tentulah kita dapat juga.
Hal yang sekecil ini memang selalu dianggap sepele, namun sebenarnya ini bisa mendatangkan kerugian juga. Untuk merasakan Ramadhan yang sesungguhnya tentulah belum terlambat. Mumpung masih ada beberapa hari puasa ini, mari kita benahi managemen Ramadhan kita.
Minggu, 05 Juli 2009
Mie Jagung lebih sehat !!
Mungkin salama ini kita hanya mengenal mie telor atau mie instan yang berbahan dasar gandum atau tepung terigu saja. Kali ini, Institut Pertanian Bogor (IPB) membuat produk mie jagung dengan bahan baku jagung untuk mengurangi ketergantungan terhadap tepung terigu yang selama ini masih sering impor.
Dalam proses pembuatannya, mie jagung bisa menggunakan 100 persen bahan baku jagung atau dicampur dengan tepung terigu dengan rasio 25 persen jagung dan 75 persen terigu. Rasanya juga tidak jauh beda dengan mie yang terbuat dari terigu, namun tidak terlalu kenyal.
Kenapa Mie jagung??? Mie jagung merupakan salah satu jenis mie yang terbuat dari tepung jagung. Salah satu kelebihan penggunaan jagung sebagai bahan baku produk mie instan adalah kandungan vitamin A (karoten) yang jauh lebih tinggi dibandingkan terigu. Karakteristik mie jagung dapat diperbaiki melalui tahapan gelatinisasi sebelum proses pengadonan dan peningkatan kandungan protein jagung.
Cara pembuatan mie jagung cukup sederhana. Tepung jagung (25 persen) dan terigu (75 persen) diformulasi dengan air, garam, soda abu dan guar gum kemudian dicampur selama 10 menit. Kemudian dibentuk lembaran adonan dengan proses penggilingan 10 hingga 12 kali. Setelah itu barulah dilakukan pembentukan untaian mie. Untaian mie tersebut kemudian dikukus dan dipotong-potong sehingga menjadi produk mie basah. Untuk menjadikannya produk kering, mie basah tersebut dioven dengan suhu 60 derajat celcius selama 80 menit.
Penelitian yang dilakukan Tim mahasiswa IPB tersebut terdiri dari lima orang, yaitu Galih Nugroho, Kamalita Pertiwi, Ari Try Purbayanto, Chaterine Haryasyah, dan Riza Aris Apriady bertujuan untuk melakukan optimasi proses pengolahan mie jagung berbahan baku tepung jagung protein tinggi. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian Politeknik Negeri Lampung dari bulan September hingga bulan Desember 2007. Pengamatan dilakukan dalam bentuk pengujian karakteristik organoleptik, fisik, dan kimia produk mie jagung instan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk memperoleh produk mie jagung kaya protein dengan karakteristik optimal diperlukan formulasi tepung jagung dengan penambahan CGM 4 %, CMC (1%), garam (1%), soda kue (0,3%), dan air (40%) total berat tepung serta pada proses pengolahan diperlukan tahap pregelatinisasi adonan sebanyak 70 % dari total berat tepung dengan penambahan air 60 % dari total air yang dibutuhkan.
IPB berencana memproduksi secara massal mie jagung yang tengah dikembangkan oleh para mahasiswa Teknologi Pangan. Dan hasil penelitian mahasiswa tentang mie jagung instant itu mendapat juara III dalam kompetisi Developing Silutions for Developing Countries (DSDC) di Amerika Serikat yang berlangung pada 6-10 Juni. Hasil penelitian mereka sekarang masih mie jagung yang dikhususkan bagi ibu-ibu hamil, agar gizinya makin bagus.
Mudah-mudahan mie ini akan membantu perekonomian Indonesia, agar kita tidak melulu impor tepung terigu. Bahkan, kini di warung – warung tradisional telah menyediakan menu mie jagung rebus dan mie jagung goreng special. Waah, dan yang lebih mengejutkan lagi mie jagung ini akan diproduksi seperti khalayak mie instan, biar para konsumen juga bisa menikmatinya dengan praktis.
Good Job IPB,,
Sabtu, 04 Juli 2009
Nunchaku digemari Indonesia,,
Ada yang tau dengan Nunchaku?? Nunchaku atau yang sering dikenal dengan sebutan double stick ini ternyata sedang digeluti para beladiri di Indonesia. Surabaya, Jawa Timur terdapat club yang khusus mengajari seni teknik beladiri yang satu ini. Walau Nuncahaku sudah lama sekali ada sejak dipopulerkan oleh Bruce Lee dalam aksi film – filmnya.
Ternyata nunchaku tidak hanya digemari oleh para beladiri saja, mulai dari anak – anak dan orang tua, bahkan pengusaha juga menggemarinya. Sehingga di Surabaya didirikan sebuah tempat yang mengajari teknik nunchaku yang diberi nama Indonesia Nunchaku Club. Di INC ini pembelajaran nunchaku tidak digunakan untuk tujuan beladiri semata, karena nunchaku memiliki daya penghancur yang kuat. Namun menggunakan teknik agar memiliki seni, seperti pencak silat. Tertarik ingin mencoba Nunchaku???
http://k4yu.blogspot.com

Langganan yukz